cool hit counter

PDM Kota Tarakan - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kota Tarakan
.: Home > Program Kerja

Homepage

Program Kerja

program muhammadiyah kota tarakan

periode 2010 - 2015

 

I.  MUQADIMAH

 

Alhamdulillah Musyawarah ke 2 Muhammadiyah Tarakan yang diselenggarakan di Tarakan berlangsung lancar, aman, tertib dan sejuk, berhasil membuahkan beberapa keputusan, di antaranya adalah program Muhammadiyah periode 2010 – 2015.

Program Muhammadiyah hakekatnya sebagai perwujudan dari misi utama Muhammadiyah yakni dakwah Islam amar makruf nahi munkar dengan maksud menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam atau li i’laa i kalimatillah sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Misi tersebut merupakan gerak berkelanjutan yang tidak pernah berhenti sejak Muhammadiyah berdiri hingga saat ini dan untuk masa yang akan datang sebagai perwujudan kolektif melalui organisasi. Dalam jangkauan yang lebih luas misi dakwah, amar makruf nahi munkar dan tajdid Muhammadiyah itu adalah perwujudan mengemban misi risalah Islam sebagai rahmatan bagi seluruh alam.

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berdiri di atas dasar Islam berdakwah untuk menegakkan dan kejayaan Islam, dijiwai dan diarahkan oleh ajaran Islam dinul haq yang antara lain menyuruh mengajak kepada kebaikan, mengajak kepada yang makruf, mencegah dari yang munkar, berjuang dan berjihad di jalan Allah SWT dengan ikhlas semata-mata mengharap ridla-Nya. Sebagaimana firman Allah dalam Alqur an surat Ali Imran ayat 104, Surat Al Hajj ayat 41, Surat Assyuura ayat 38 dan Al ‘Ankabut ayat 69.

Muhammadiyah Kota Tarakan adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tubuh persyarikatan secara nasional, memikul tugas dan tanggung jawab bersama untuk melaksanakan misi tersebut dan amanat muktamar Muhammadiyah ke-46 dan Musyawarah Wilayah ke 11 Muhammadiyah Kalimantan Timur, sudah barang tentu kebijakan dan strategi operasionalnya disesuaikan dengan kondisi sosial, ekonomi, budaya, kebijakan pemerintah kota dan alam wilayah Tarakan maupun daya dukung lainnya.

Program-program yang telah disahkan di dalam muktamar ke-46 dan Musyawarah Wilayah ke 11 Muhammadiyah Kalimantan Timur tersebut dijabarkan menjadi program kegiatan Muhammadiyah Tarakan yakni semua program yang dapat dilaksanakan di Tarakan dalam bentuk kegiatan yang akan diaktualisasikan dalam gerakan multi variasi melalui berbagai macam jenis dan bentuk amal usaha Muhammadiyah,

Gerakan Jama’ah dan Dakwah Jama’ah, Keluarga Sakinah, Qoryah thoyyibah. Di samping itu melalui berbagai langkah pembentukan jama’ah- jama’ah di tingkat akar rumput atau tingkat Ranting Muhammadiyah yang mencerminkan kualitas masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Sebagaimana telah diputuskan dalam muktamar satu abad dan Musyawarah Wilayah ke 11 Muhammadiyah Kalimantan Timur bahwa kebijakan program persyarikatan secara umum dititikberatkan pada: Peningkatan konsolidasi gerakan dan pemantapan manajemen organisasi di seluruh jenjang dan jenis kepemimpinan, serta untuk memobilisasi sumber daya yang dimiliki Muhammadiyah bagi peningkatan kualitas dakwah yang dilakukan oleh Persyarikatan dan amal usaha.

Oleh karena itu tema sentral Muhammadiyah 2010 – 2015 dikembangkan menjadi “Mobilisasi dan Peningkatan Kualitas”

A.      Landasan Program

Program Muhammadiyah mengacu pada nilai-nilai dasar yang dijadikan landasan bagi keberadaan Muhammadiyah, yaitu :

             1.      AlQur an dan AsSunnah Maqbulah

             2.      Nilai-nilai Dasar Persyarikatan :

a.Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

b.Kepribadian Muhammadiyah

c. Khitthah Perjuangan Muhammadiyah

d.Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

e.Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah

             3.      Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah

             4.      Usaha-usaha Persyarikatan

 

B.      Visi Muhammadiyah Tahun 2010 – 2015

Visi tahun 2010-2015 adalah “Menjadikan Muhammadiyah sebagai Gerakan Islam yang utama serta terciptanya kondisi dan faktor- faktor pendukung bagi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”, yang ditandai dengan :

             1.      Terciptanya perkembangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berkualitas utama (unggul) dalam misi dakwah dan tajdid dibandingkan dengan gerakan keagamaan lain yang ditunjukkan oleh keunggulan perilaku gerakan, sistem gerakan, organisasi, kepemimpinan, jaringan, infra struktur, amal usaha dan aksi gerakan.

             2.      Tumbuhnya kesadaran masyarakat yang lebih luas akan keutamaan kehidupan Islami yang menjamin terciptanya tatanan kehidupan (sistem sosial) yang labih baik di segala bidang kehidupan sebagai wujud kehadiran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

             3.      Tumbuh kembangnya kehidupan masyarakat, dalam berbangsa dan bernegara yang semakin berkualitas yang tercermin dengan meningkatnya kehidupan keagamaan, moralitas, intelektual dan kapasitas sosial masyarakat.

             4.      Tumbuhnya tatanan kehidupan yang adil, damai dan bermartabat serta semakin proporsional peran umat Islam di tengah komunitas yang lain.

 

C.      Kebijakan Program 2010 – 2015

Kebijakan program Muhammadiyah tahun 2010 – 2015 merupakan tahapan kedua yang difokuskan pada :

             1.      Peningkatan dan pengembangan organisasi serta jaringan menjadi gerakan Islam yang maju, profesional dan modern.

             2.      Peningkatan dan Pengembangan sistem gerakan, sumber daya manusia, dan amal usaha yang unggul.

             3.      Peningkatan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan umat dan bangsa

 

D.      Strategi Program 2010 – 2015

Pada periode 2010 – 2015 strategi pengembangan program Muhammadiyah untuk mencapai Visi Muhammadiyah 2015 adalah sebagai berikut :

             1.      Peningkatan, penguatan (revitalisasi) dan pengembangan kuantitas dan kualitas Cabang dan Ranting sebagai basis penguatan, pemberdayaan dan perluasan gerakan Muhammadiyah.

             2.      Peningkatan dan pengembangan sistem gerakan yang ditekankan pada pengayaan kualitas ideologi dan pemikiran.

             3.      Peningkatan dan pengembangan (revitalisasi) kualitas sumber daya anggota dan kader sebagai pelaku gerakan yang mampu memperluas peran Muhammadiyah dalam dinamika kehidupan umat dan bangsa.

             4.      Peningkatan dan pengembangan (revitalisasi) amal-amal usaha dan praktisi sosial Muhammadiyah yang unggul dengan memperluas program ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sebagai basis kekuatan kemandirian.

             5.      Peningkatan dan pengembangan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berbasis pada kualitas kepribadian, kemandirian, pencerahan dan pembebasan.

 
 

II.  program umum persyarikatan

 

A.      Program Pemantapan Ideologis

1.       Menyelenggarakan Baitul Arqam “Pemantapan Ideologi Muhammadiyah” untuk PDM, Majlis/Lembaga PDM, Anggota PCM, Pimpinan AUM tingkat Daerah.

 

Uraian Kegiatan :

Poin A1

:

Melaksanakan Baitul Arqom Pimpinan Sabtu Ahad ( 2 Hari )

Peserta                : Anggota PDM, Majelis/Lembaga PDM, Anggota Pimpinan

                                ORTOM tingkat daerah, Pimpinan AUM se-Kota Tarakan.

Materi                  : Pemantapan Ideologi Persyarikatan.

                                Teknis Pengelolaan Administrasi Persyarikatan

Anggaran             : SWO dan SWP.

 

B.      Program Pemantapan dan Pengembangan Kelembagaan

1.       Menyelenggarakan Pelatihan Teknis dan Manajemen.

a)      Untuk Majlis, Lembaga, Ortom tingkat Daerah dan ketua-ketua PCM oleh PDM

b)      Untuk Majlis, Lembaga, Ortom tingkat Cabang dan Ranting oleh PCM

c)       Mendirikan Ranting Muhammadiyah di setiap Amal Usaha Muhammadiyah dan Kelurahan yang belum berdiri Ranting Muhammadiyah.

d)      Proses pendirian Ranting dilaksanakan oleh PCM dan atau PDM

e)      Menyelenggarakan Pelatihan Ketatausahaan , Pengelolaan Keuangan  untuk PDM, PCM, PRM, dan Amal Usaha

 

Uraian Kegiatan :

Poin B1

:

Melaksanakan Pelatihan Teknis Manajemen dan Administrasi (Tata Usaha) AUM (sekolah dari TK sampai SMA, Masjid, Panti Asuhan Putera/Puteri, Majelis Taklim, Kepanitiaan, dll)

Peserta                 : Kepala Sekolah, Tata Usaha, Ketua/Sekretrais/Bendahara

                                 Takmir Masjid, Panti Asuhan, Majelis Tabligh, Majelis

                                 Dikdasmen, Majelis Ekonomi, dll, Ketua/Sekretaris/Bendahara

                                 PDM dan Ortom.

Anggaran             : SWO dan SWP.

 

 

C.      Program Pengembangan Kemitraan

1.       Berpartisipasi aktif dalam Majlis Ulama Indonesia

2.       Menyelenggarakan Pertemuan Sillaturrahim dengan organsasi-organisasi Islam setingkat untuk membangun saling pengertian dan kerjasama dalam melaksanakan dakwah Islam, sekurang-kurangnya 2 kali dalam satu periode

3.       Membangun komunikasi yang baik dengan anggota-anggota DPRD yang beragama Islam dalam rangka aktualisasi ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

4.       Mengembangkan kerjasama yang proaktif dan harmonis yang saling menguntungkan dengan berbagai instansi, baik pemerintah, maupun swasta untuk mengembangkan Dakwah Islam Amar Ma’ruf Nahi Munkar.



Uraian Kegiatan :

Poin C1

:

Berperan aktif dalam kelembagaan umat Islam sebagai representasi keterwakilan Tokoh Muhammadiyah di MUI, Dewan Masjid, FUI, dan lembaga keagamaan lainnya yang bersifat publik/umum

Bentuk Kegiatan              : Pengajian Akbar

Waktu Pelaksaan             : Bulan Syawwal

 

Poin C2

:

Berperan aktif mempelopori dan berpartisipasi dalam forum silaturahim antar ormas Islam, tokoh agama dan senantiasa mendorong kerjasama kemitraan dalam rangka syiar Islam, dakwah dan ukhuwah Islamiyah.

Bentuk Kegiatan : Donor Darah, Jalan Santai, Sunatan Massal, Bakti Sosial,

                                  Penanaman Pohon / Aksi Lingkungan HIdup

Waktu Pelaksaan: Bulan Juni / Juli

 

Poin C3 dan Poin C4

:

Aktif membangun komunikasi positif dalam bentuk silaturahim yang intens kepada pihak Legislatif dan Eksekutif, dalam rangka pengalokasian anggaran bansos untuk persyarikatan/AUM.

 

Mensinergikan program kegiatan persyarikatan dengan Instansi Pemerintah, Swasta, dan lembaga lainnya yang memiliki misi yang sama dalam berdakwah Amar ma’ruf nahi mungkar.

Bentuk Kegiatan: - Membentuk Donatur Tetap/Orang Tua Asuh untuk

                                    BantuanPendidikan .

 

                                  - Mengadakan silaturrahmi dengan donator tetap/orang

                                     tuaAsuh.

 

D.      Program Pemberdayaan Anggota dan Kader

1.       Melaksanakan Program Muballigh Hijrah setiap bulan Ramadhan

2.       Menggalang potensi anggota dan kader Muhammadiyah yang tersebar di berbagai lembaga kenegaraan (eksekutif, legislatif, yudikatif, dan institusi-institusi negara lainnya) dan lembaga-lembaga profesi serta institusi-institusi strategis lainnya untuk melaksanakan misi Persyarikatan.

3.       Menghimpun anggota Muhammadiyah dalam jama’ah-jama’ah yang dipimpin oleh kader Muhammadiyah.

 

Uraian Kegiatan :

Poin D1 dan D2

:

-     Mengikutsertakan anggota dan kader Muhammadiyah dalam kegiatan-kegiatan persyarikatan, dalam kepengurusan AUM dan dilibatkan dalam kepanitiaan acara-acara persyarikatan.

-       Menginventarisir anggota Muhammadiyah yang kurang aktif dengan membentuk team yang terdiri dari PDM dan PCM.

               

Poin D3

:

Mengajak anggota dan kader serta simpatisan Muhammadiyah  untuk mengikuti pengajian-pengajian Muhammadiyah.

 

E.       Program Pemberdayaan Keluarga

1.       Memberikan Pelatihan Keluarga Sakinah kepada setiap Anggota Pimpinan dan Kader Muhammadiyah agar menjadi contoh teladan Keluarga Sakinah bagi masyarakat.

2.       Melaksanakan gerakan mengaji dan belajar dalam keluarga Muhammadiyah dan mengkampanyekannyakepada seluruh ummat Islam.

 

Uraian Kegiatan :

Poin E1

:

-  Melaksanakan acara Hari Bermuhammadiyah sebagai ajang taaruf dan silaturahim  keluarga besar Muhammadiyah yang diisi thausiyah materi kehidupan Islami  warga Muhammadiyah. Dilaksanakan 2 kali dalam setahun di waktu liburan.

 

-    Mensosialisasikan Buku Pedoman Islami Warga Muhammadiyah kepada seluruh anggota Pimpinan, warga dan simpatisan Muhammadiyah.

               

Poin E2

:

Mengaji Keluarga             : Antara Magrib dan Isya’

Jam Belajar Keluarga      :  20.00 s/d 21.30 WITe.

 

F.       Program Partisipasi Kebangsaan

1.       Meningkatkan komunikasi, hubungan, dan kerjasama secara proaktif dengan lembaga negara/pemerintahan, eksekutif, legislatif, yudikatif maupun institusi-institusi lainnya dalam usaha mengaktualisasikan ajaran Islam dalam kehidupan pribadi,  berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2.       Memberikan sumbangan pemikiran atas penyusunan perda-perda/peraturan-peraturan yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan sesuai dengan kompetensi Muhammadiyah

3.       Ikut mensukseskan dan melaksanakan program-program pemerintah yang sesuai dengan Khittah Perjuangan Muhammadiyah

 

Uraian Kegiatan :

Poin F1

:

Terlibat aktif secara formal (pengurus) dan informal (partisipatif) dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), KNPI, dll.

       

Poin F2

:

Memberikan usulan dan saran terhadap draft Raperda tentang Miras, Prostitusi, dan lain-lain dalam bentuk seminar.

 

Poin F3

:

Implementatif dan Kondisional.

 

G.     Program Pengembangan Amal Usaha:

1.       Optimalisasi peran dan fungsi Amal Usaha Muhammadiyah dalam rangka kaderisasi.

2.       Mengkaji Pendirian Perguruan Tinggi / Sekolah Tinggi.

3.       Revitalisasi Amal Usaha Muhammadiyah dalam rangka peningkatan  mutu pada sekolah-sekolah Muhammadiyah.

4.       Melaksanakan sentralisasi dana AUM khususnya sekolah dlingkungan Muhammadiyah (SD sampai SMA).

 

Uraian Kegiatan :

Poin G1

:

Penempatan kader-kader Muhammadiyah dalam struktur AUM

       

Poin G2

:

Mempersiapkan sanpras dan SDM untuk persiapan pendirian PTM

 

Poin G3

:

Melaksanakan pelatihan-pelatihan dan peningkatan wawasan untuk perbaikan mutu sekolah-sekolah Muhammadiyah.

 

Poin G4

:

-         Melaksanakan auditoring dan penghimpunan dana sekolah.

-         Menetapkan sistem mekanisme penyetoran dan penyaluran dana sekolah (SOP).

-         Mengangkat staf sekretariat PDM yang khusus menangani pengelolaan danasentralisasi.

-         Melakukan monitoring dan pembinaan secara berkala kepada sistem dan pelaksana  sentralisasi dana oleh LPPK PDM Tarakan.

-         Program sentralisasi dana dimulai sejak tahun ajaran baru sekolah 2011/2012.

 

 
III.  PROGRAM  PER BIDANG PERSYARIKATAN

 

A.      Program Bidang  Tajdid dan Pemikiran Islam

1.     Visi Pengembangan

Berkembangnya fungsi tarjih tajdid dan pemikiran Islam yang mendorong peran Muhammadiyah sebagai gerakan pembaharuan yang kritis, dinamis dan proaktif dalam menjawab problem dan tantangan aktual sehingga Islam sebagai sumber pemikiran, moral dan praktis sosial kehidupan umat dan bangsa.

2.     Program Pengembangan

a.    Mensosialisasikan produk-produk pemikiran tarjih, tajdid dan pemikiran Islam yang menjadi pandangan, pedoman, bimbingan, acuan dan tuntunan dalam kehidupan masyarakat melalui pengajian /majlis taklim dan sekolah.

b.   Mengembangkan kapasitas kelembagaan dan kader ulama bidang tarjih, tajdid dan pemikiran Islam termasuk pembinaan kader hisab dan falak untuk memperkokoh Muhammadiyah sebagai gerakan pembaharuan Islam melalui pelatihan teknis..

c.    Mengadakan kajian-kajian khusus pemikiran Islam dalam merespon isu-isu dan masalah-masalah penting dan aktual.

 

Uraian Kegiatan :

Poin 2a

:

-        Menyampaikan materi tarjih, PHI dan Kemuhammadiyahan dalam pengajian-pengajian Persyarikatan dan AUM.

-        Mengatur jadwal pengajian di AUM, Pengurus Muhammadiyah dan untuk umum.

 

Poin 2b

:

Mengirim utusan untuk didik menjadi muballigh di bidang tarjih, hisab dan ilmu falaq.

 

Poin 2c

:

Menjawab isu-isu dan masalah-masalah keagamaan dengan merujuk kepada HPT (Himpunan Putusan Tarjih) dan pedoman Persyarikatan.

 

 

B.      Program Bidang Tabligh dan Dakwah Khusus

1.     Visi 2015

Menjadi Penyebar Utama Agama Islam yang berdasar Al Qur’an dan As-Sunnah, didukung jaringan muballigh  purnawaktu (fulltimer) minimal seorang di setiap cabang Muhammadiyah Kota Tarakan

 2. Misi:

1.       Menyebarluaskan ajaran Islam yang bersumber kepada Al Qur’an dan As-Sunnah

2.       Membimbing Kehidupan Beragama Anggota dan Simpatisan Muhammadiyah

 

3. Program Pengembangan:

a.      Program Penyiaran Ajaran Islam:

1)      Mengembangkan  jaringan radio untuk menyiarkan Dakwah Islam

2)      Mengembangkan dan Memperbanyak Bulletin Jum’at

3)      Menyebarluaskan buku-buku/majalah tentang Tuntunan Hidup Beragama yang diterbitkan oleh Muhammadiyah

 

b.      Program Pengajian dan Pengembangan Pengajian:

1)      Memajukan dan Memantapkan pelaksanaan pengajian umum dan anggota di setiap cabang yang bekerjasama dengan AUM yang berlokasi di cabang yang bersangkutan.

2)      Menjadikan Pengajian Anggota Pimpinan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah sebagai pengajian yang wajib diikuti oleh setiap anggota PDM dan perwakilan PCM dan AUM.

3)      Menjadikan Amal Usaha Muhammadiyah sebagai basis pengajian yang penyelenggaraannya bekerjasama dengan Pimpinan Cabang setempat.

4)      Menyelenggarakan Pengajian Akbar dengan mengundang seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk menjaga ghirah ber-Muhammadiyah dan menjaga sillaturrahmi antar anggota dan simpatisan Muhammadiyah.

Uraian Kegiatan :

Poin B.1.

:

Mengirim utusan untuk di didik menjadi muballigh daerah setiap tahun

 

Poin B.2.

:

Mengkoordinir penyebaran muballigh KMM ke masjid-masjid secara menyeluruh se-Kota Tarakan dan mengisi kegiatan pengajian-pengajian masyarakat.

 

Poin 3.a.1.

:

Mengaktifkan kembali Radio Dakwah At Tanwir

 

Poin 3.a.2.

:

-       Meningkatkan mutu penerbitan Buletin Al Amin, mencarikan donator agar Buletin Al Amin dapat disebarluaskan secara gratis kepada umat Islam.

-       Membagikan Buletin Al Amin ke masjid-masjid binaan Muhammadiyah.

-       Menyediakan petugas khusus untuk mengurus Buletin Al Amin

-       Memasukkan kegiatan Muhammadiyah ke Buletin Al Amin sebagai informasi.

 

Poin 3.a.3.

:

Menyediakan buku-buku dari penerbit Suara Muhammadiyah di took-toko buku warga Muhammadiyah dan Perpustakaan Sekolah Muhammadiyah.

 

Poin 3.b.1.

:

Daerah dan setiap cabang minimal mempunyai 1 pengajian yang dilaksanakan  setiap sepekan atau setiap 2 pekan. Pengajian dimaksud wajib diikuti oleh anggota pimpinan yang dibuktikan dengan daftar hadir.

      

Poin 3.b.2.

:

PDM melaksanakan pengajian Daerah sekali setiap bulan yang wajib dihadiri oleh  Anggota Pimpinan dan Pembantu Pimpinan PDM, Perwakilan/unsur PCM dan AUM.  Dilaksanakan bergiliran di Cabang dan AUM.         

      

Poin 3.b.3.

:

Setiap AUM melaksanakan pengajian internal dengan selalu berusaha merangkul anggota masyarakat yang terkait dengan AUM tersebut. Misalnya, pengajian di panti asuhan mengundang warga sekitar panti, pengajian sekolah melibatkan  guru-guru tidak tetap dan mengundang orang tua/wali siswa, pengajian masjid  mengundang jamaah umum, dll.

 

Poin 3.b.4.

:

Pengajian Akbar warga Muhammadiyah dengan mendatangkan mubaligh dari PP,  PW Muhammadiyah  atau PDM daerah lainnya yang waktunya disesuaikan dengan momen tertentu di daerah dan di bulan Ramadhan.

                                      

 

 

c.       Program Pembinaan dan Koordinasi Muballigh

1)      Mengangkat Muballigh Muhammadiyah Purnawaktu dengan nafkah yang ditanggung bersama-sama oleh warga Muhammadiyah,

2)      Menyelenggarakan Pelatihan-Pelatihan  Muballigh, sekurang-kurangnya setahun sekali:

a)      Pelatihan Khutbah di setiap PCM

b)      Pelatihan “Metode dan Strategi Dakwah Muhammadiyah”

3)      Menyelenggarakan Pengajian khusus untuk “Korp Muballigh/Muballighat” sekurang-kurangnya sekali sebulan

 

Uraian Kegiatan :

Poin 3.c.1.

:

Kondisional

 

 

 

Poin 3.c.2

:

-        Bekerjasama dengan Korps Muballigh Muhammadiyah ( KMM )

-        Membentuk tim fardu kifayah Muhammadiyah disetiap kecamatan

-        Mengusahakan untuk Muhammadiyah memiliki mobil jenazah sendiri.

 

 

 

Poin 3.c.3.

:

Melaksanakan pengajian khusus mubaligh dan mubalighat di lingkungan Muhammadiyah/Aisyiyah/AMM setiap sebulan sebagai wadah berlatih dan pengakderan mubaligh/at.

 

 

C.      Program Majelis Dikdasmen

1.     Visi Pengembangan

Berkembangnya kualitas dan ciri khusus pendidikan Muhammadiyah yang unggul, bertata kelola baik dan didukung oleh pengembangan iptek , Imtak dan Litbang sebagai wujud gerakan dakwah dan tajdid dalam membentuk imsan muslim  seutuhnya.

2.     Program Pengembangan

a.    Melaksanakan perkaderan Ortom Muhammadiyah  berdasarkan jenjang dan tingkatannya.

b.    Membina ORTOM Muhammadiyah (Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM),  Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) dan, Pemuda Muhammadiyah (PM), serta Nasyiyatul `Aisyiyah (NA) bekerja sama dengan Majelis di persyarikatan induknya dan seluruh  Unit Amal Usaha Muhammadiyah  .

c.      Membentuk Kepanduan HW, Melakukan TOT bagi para pembina kepanduan HW berdasarkan jenjang dan tingkatannya untuk memperkuat dan memperteguh identitas pendidikan Muhammadiyah.

d. Menyelenggarakan Penataran/ seminar secara berkala bagi guru ISMUBA/umum lainnya sebagai upaya menumbuhkembangkan pembelajaran di seluruh amal usaha Muhammadiyah sehingga memenuhi standar Pendidikan Muhammadiyah secara nasional menuju sekolah unggul di setiap  jenjang dengan cirri khususnya.

e.        Membuat standardisasi DP3 bagi guru dan karyawan/pegawai di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah sebagai tolok ukur kemampuan kinerja bagi para guru/pegawai di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

f.          Membuat standardisasi upah/gaji bagi  pendidik/tenaga kependidikan secara bertingkat sesuai jenjang dan tingkatannya disesuaikan kemampuan persyarikatan dan satuan unit Amal Usaaha Muhammadiyah tempat bekerja berdasarkan sistem kinerja dengan mempertimbangkan kebutuhan hidup masyarakat di Tarakan.

g.         Membuat website Muhammadiyah untuk dakwah dan pendataan pendidikan

h.    Menyelenggaraan Musabaqah, Olimpiade, turnamen olah raga, festival kesenian dan sebagainya untuk menumbuhkan semangat belajar dan meraih prestasi serta berkompetisi antarsiswa di sekolah-sekolah Muhammadiyah.

i.           Memberikan penghargaan kepada mereka yang berjasa baik  berprestasi maupun purna tugas sebagai wujud kepedulian Muhammadiyah terhadap anggotanya untuk menumbuhsuburkan semangat kepeloporan dan keteladanan sebagai warga Muhammadiyah dalam bentuk piagam dan lainnya yang layak untuk  diberikan.

j.    Menyelenggarakan pengajian berkala bagi guru, pegawai di lingkungan amal usaha Muhammadiyah sebagai wujud  pembinaan akhlak Islami, ideologi Muhammadiyah.

k.         Mendorong sekolah yang potensial untuk menjadi sekolah yang bertaraf internasional.

 

Uraian Kegiatan :

Poin C.2.a.

:

Mengadakan FORTASI (Forum Ta’aruf Siswa) di semua jenjang sekolah bekerjasama dengan Ikatan Pelajar Muhammadiyah ( IPM ).

 

 

 

Poin C.2.b dan c.

:

Membuka ranting ORTOM (IPM, Tapak Suci dan HW) disetiap sekolah Muhammadiyah.

 

 

 

Poin C.2.d.

:

-        Jenis dan jadwal kegiatan ditentukan kemudian oleh Majelis Dikdasmen.

-        Mengadakan workshop KTSP ISMUBA.

 

 

 

Poin C.2.e.

:

-        Format dan pelaksanaannya akan ditetapkan oleh Majelis Dikdasmen.

-        Melaksanakan Diksuspala (Pendidikan Khusus Kepala Sekolah)

 

 

 

Poin C.2.f.

 

Standarisasi gaji akan ditetapkan sesuai kaidah pendidikan dan kemampuan persyarikatan atau UMK Tarakan.

 

 

 

Poin C.2.g.

:

Membuat website masing-masing sekolah.

 

 

 

Poin C.2.h.

:

Diselenggarakan secara berkala atau pada momentum Milad dan rangkaian MUSYDA Muhammadiyah.

 

 

 

Poin C.2.i.

:

Diberikan secara berkala atau pada momentum Milad dan rangkaian MUSYDA Muhammadiyah.

 

 

 

Poin C.2.j.

:

Dilaksanakan setiap sebulan sekali secara bergantian dari sekolah ke sekolah.

 

 

 

Poin C.2.k.

:

-        Implentatif dan kondisional.

-  Membentuk tim untuk percepatan sekolah Muhammadiyah yang bertaraf Internasional.

-        Pembentukan Pondok Pesantren.

-        Mengadakan pertemuan rutin bersama dengan seluruh Kepala Sekolah baik itu Kepala Sekolah di Lingkungan Muhammadiyah maupun Aisyiyah yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali.

 


 

D.      Program Majelis Kader dan Sumber Daya Islami

1.    Visi Pengembangan

Berkembangnya kualitas Anggota dan kader Muhammadiyah sebagai pelaku gerakan yang memiliki keunggulan kapasitas, komitmen ideologis dan mampu memajukan serta menyebar luaskan peran Muhammadiyah dalam dinamika kehidupan umat dan bangsa.

2.    Program Pengembangan

a.       Penyelenggaraan Darul Arqom / Baitul Arqom, Pelatihan Instruktur.

b.      Berperan aktif dalam penyelenggaraan pengajian-pengajian rutin pimpinan, anggota maupun simpatisan dan pengajian umum setiap sebulan sekali.

 

Uraian Kegiatan :

Poin D.2.a.

:

Melaksanakan Darul/Baitul Arqom dan TOT sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun bagi anggota pimpinan, ortom dan AUM.

 

 

 

Poin D.2.b.

:

-        Menyampaikan materi perkaderan dalam pengajian-pengajian pimpinan, ortom dan AUM.

-        Mengkoordinir pengajian Ortom Muhammadiyah setiap 2 bulan sekali.

 

E.       Program Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan masyarakat

1.       Visi Pengembangan

Berkembangnya pelayanan kesehatan dan kesejahteraan yang berbasis Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kemajuan hidup masyarakat khususnya kaum dhu’afa.

2.       Program Pengembangan

a.    Membentuk tim penanggulangan bencana dalam bentuk jejaring dan rehabilitasi bencana di lingkungan Muhammadiyah.

b.   Memberikan penyuluhan kesehatan dan pembekalan teknis menghadapi bencana di masyarakat.

c.    Mengembangkan/meningkatkan kualitas dan kuantitas Panti Asuhan Muhammadiyah sebagai tempat persemaian kader Muhammadiyah.

d.   Melaksanakan bakti sosial secara berkala

 

Uraian Kegiatan :

Poin E.2.a.

:

Membetuk Tim Penanggulangan Bencana dan Posko Bantuan Bencana

Hanya bersifat insidentil/kondisional.

 

 

 

Poin E.2.b.

:

Memberikan penyuluhan kesehatan melalui jadwal pengajian-pengajian yang dilaksanakan oleh Persyarikatan, ORTOM dan AUM.

 

 

 

Poin E.2.c.

:

Secara intensif melakukan monitoring dan pembinaan kepada panti asuhan yang dikelola Persyarikatan.

 

Poin E.2.d.

:

Melaksanakan bakti sosial secara berkala/terjadwal berupa pengobatan gratis, khitanan massal, penyuluhan kesehatan masyarakat, nikah massal baik kepada warga dan simpatisan persyarikatan, lingkungan AUM maupun kepada masyarakat pada umumnya.

 

F.       Program Bidang Wakaf

1.    Visi Pengembangan

Berkembangnya kemampuan dan pengorganisasian umat untuk berwakaf, berzakat, berinfaq dan bersodaqah serta meningkatnya sistem pengelolaan, jalinan kepedulian dan pelayanan bagi kaum dhu’afa.

2.    Program Pengembangan

a.    Menginventarisasi harta benda persyarikatan yang diperoleh dari wakaf serta mengintesifkan pelaksanaan, penertiban dan pengelolaan sertifikat tanah wakaf Muhammadiyah.

b.   Memasyarakatkan wakaf uang dan wakaf harta tidak bergerak terpadu dengan pengorganisasian ZIS menunju pemberdayaan umat.

c.    Memanfaatkan tanah wakaf kosong untuk hal-hal produktif dan kegiatan lain sesuai dengan fungsinya.

d.   Membenahi dan menertibkan kantor dengan cara mengaktifkan pelayanan prima dengan para muzakki dengan jadwal yang terprogram.

 

Uraian Kegiatan :

Poin F.2.a.

:

-        Melakukan proses sertifikasi terhadap semua asset Persyarikatan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

-        Melakukan pemetaan terhadap seluruh AUM.

 

 

 

Poin F.2.b.

:

Memotivasi warga dan simpatisan Muhammadiyah serta ummat Islam untuk berwaqaf uang selain waqaf harta lainnya.

 

 

 

Poin F.2.c.

:

Memanfaatkan asset Muhammadiyah untuk pengembangan AUM dan untuk kegiatan-kegiatan Persyarikatan, ORTOM dan AUM yang produktif.

 

 

 

Poin F.2.d.

:

Meningkatkan kinerja pengelolaan ZIS warga Muhammadiyah melalui LAZIS Muhammadiyah, meliputi perbaikan manajemen, profesionalisme, sosialisasi yang intensif dan penetapan secretariat.

 
 

G.     Program Bidang Ekonomi dan ZIS

1.    Visi Pengembangan

Berkembangnya kapasitas dan bangkitnya kembali ekonomi Muhammadiyah untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan umat.

2.    Program Pengembangan

a.    Mewujudkan terbentuknya koperasi anggota Muhammadiyah yang dananya bersumber dari kumpulan dana anggot dan AUM sebagai penyertaan modal koperasi.

b.    Melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi anggota, warga dan simpatisan Muhammadiyah dalam rangka pengembangan diri dan keluarga menuju kemandirian ekonomi ummat.

c.    Membantu usaha ekonomi anggota, warga dan simpatisan Muhammadiyah dalam bentuk pendampingan manajemen usaha dan permodalan.

 

Uraian Kegiatan :

Poin G.2.a.

:

Membentuk koperasi syariah Muhammadiyah yang modalnya berasal dari dana anggota dan dana penyertaan AUM, bergerak di bidang pengadaan perlengkapan AUM, penyediaan sanpras AUM, permodalan usaha ekonomi atau anggota dan AUM.

 

 

 

Poin G.2.b.

:

Melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi anggota, warga dan simpatisan, baik yang telah memiliki usaha ekonomi maupun yang belum.

 

 

 

Poin G.2.c.

:

-        Memberikan pendampingan manajemen usaha ekonomi dan permodalan kepada usaha ekonomi anggota.

-        Menghidupkan kembali HIPMUH ( Himpunan Pengusaha Muhammadiyah )

 

 

 


IV.    PENUTUP

 

Program Muhammadiyah sebagai rangkaian kegiatan merupakan perwujudan operasional dari pelaksanaan usaha persyarikatan menuju pencapaian terwujudnya Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Program Muhammadiyah sekaligus sebagai bagian terpadu dan tidak terpisahkan dengan misi dakwah Islam amar makruf nahi munkar dan tajdid yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah selaku gerakan Islam.

Dengan demikian melalui  program yang dilaksanakannya Muhammadiyah harus mampu membawa perubahan konstruktif yang bersifat pencerahan dalam bentuk membebaskan, memberdayakan dan memajukan kehidupan anggota Persyarikatan maupun umat Islam, masyarakat / bangsa serta umat manusia keseluruhan.

Program Muhammadiyah sebagai bagian dari ikhtiar yang terorganisasikan dalam melaksanakan usaha-usaha dan mencapai visi persyarikatan  dituntut untuk dilaksanakan seoptimal mungkin dalam mencapai tujuan Muhammadiyah.

Oleh karena itu segenap potensi Muhammadiyah, kemampuan, dana, daya dukung dan infra struktur harus dikerahkan dalam melaksanakan dan menyukseskan Program  Muhammadiyah tersebut. Berkaitan dengan hal tersebut maka tolok ukur keberhasilan semua jenjang kepemimpinan Muhammadiyah diukur dari keberhasilan pelaksanaan program Muhammadiyah tersebut.

                Pelaksanaan program Muhammadiyah memerlukan komitmen yang tinggi, kerja keras dan kerja sama yang kuat di seluruh lingkungan persyarikatan sesuai dengan etos tajdid, jihad dan ibadah dalam melaksanakan misi Muhammadiyah.

Keberhasilan pelaksanaan  program Muhammadiyah sebagai bagian dakwah amar makruf nahi munkar akan tergantung pada kesungguhan ikhtiar dan do’a seluruh warga, kader, pimpinan Muhammadiyah dalam ikhtiar mewujudkan kemaslahatan hidup di dunia dan akhirat serta dalam meraih karunia dan ridla Allah swt.

 

Nashrun minallahi wa fathun qariib wa bassyiril mukminiin

 

 

 



Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website